Tujuan Pengampunan Pajak

Dalam Undang – Undang NomAmnesty Pajakor 11 Tahun 2016 Tentang Pengampunan Pajak pada pasal 1 disebutkan bahwa Penga pampunan Pajak adalah Penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana dibidang perpajakan, dengan cara mengungkap harta dan membayar uang TEBUSAN.

Sedangkan dari sumber lain bawah Amnesty Pajak adalah program pengampunan yang diberikan oleh Pemerintah kepada Wajib Pajak meliputi penghapusan pajak terutang, penghapusan sanksi administrasi perpajakan, serta penghapusan sanksi pidana di bidang perpajakan atas harta yang diperoleh pada tahun 2015 dan sebelumnya yang belum dilaporkan dalam SPT, dengan cara melunasi seluruh tunggakan pajak yang dimiliki dan membayar uang tebusan (sumber).

Tujaun dari pengampunan pajak itu sendiri adalah :

  1. Mempercepat pertumbuhan dan restrukturisasi ekonomi melalui pengalihan harta, yang antara lain akan berdampak pada peningkatan likuiditas domestik, perbaikan nilai tukar rupiah, penurunan suku bunga dan peningkatan investasi;
  2. Mendorong reformasi perpajakan menuju sistem perpajakan yang lebih berkeadilan serta perluasan basis data perpajakan yang lebih valid, komprehensif dan
  3. Meningkatkan penerimaan pajak yang antara lain akan digunakan untuk pembiayaan pembangunan.

Namun demikian Amnesty Pajak ini tidak akan dapat berhasil dengan baik tanpa kesadaran dari seluruh komponen dengan kapasitas masing-masing, mulai dari pemerintah sampai masyarakat (wajib pajak), sehingga perlu adanya gerakan secara nasional seluruh komponen untuk mensukseskan program tersebut, dengan diawali sosialisasi kepada seluruh wajib Pajak oleh istansi terkait, karena ke-engganan masyarakat dan wajib pajak dalam memahami Kewajiban dan aturan perpajakan menjadi kendala tersendiri.

Undang-undang No. 11 Tahun 2016

Leave A Reply